Agar
PABX mampu melayani berbagai jenis panggilan baik panggilan internal, panggilan
keluar, ataupun panggilan masuk, maka PABX tersebut dilengkapi dengan berbagai
fitur yang dapat digunakan untuk melayani fungsi tersebut.
Fitur tersebut
antara lain:
1. HOT LINE
Dengan fasilitas ini, maka jika ingin
menghubungi nomor tertentu yang sudah diregistrasi sebagai hot line tinggal
angkat hand set nya, dan setelah kira-kira 5 detik akan tersambung secara
otomatis ke nomor yang dituju.
2. CALL TRANSFER
Jika nomor PABX (A) diberi fasilitas
ini, maka setiap ada panggilan masuk akan di transfer ke nomor yang telah
ditentukan (B).
3. CALL TRANSFER ON BUSY
Jika nomor PABX (A) diberi fasilitas
ini, maka setiap panggilan yang masuk dan pesawat A sedang sibuk maka panggilan
tersebut akan dialihkan ke nomor yang telah ditentukan.
4. CALL TRANSFER NO
REPLY
Jika nomor PABX (A) diberi fasilitas
ini, maka setiap panggilan yang masuk dan pesawat A tidak menjawab maka
panggilan tersebut akan dialihkan ke nomor yang telah ditentukan.
5. ORIGINATING CALL
BARRING (PASSWORD)
Fasilitas ini dapat diaktifkan dan di
non aktifkan menggunakan kombinasi digit. Dalam kondisi aktif pesawat tidak
dapat digunakan untuk melakukan panggilan, tetapi masih dapat dipanggil.
6. AUTOMATIC CALL BACK
Pesawat yang mempunyai fasilitas ini,
bila melakukan panggilan dan kondisi pesawat yang dipanggil sibuk, maka PABX
mencatat kondisi ini. Setelah tutup handset dan pesawat yang dipanggil telah
bebas maka PABX akan mengirimkan arus bel ke arah kedua pesawat.
7. CALL WAITING
Pada saat pesawat yang menggunakan
fasilitas ini sedang sibuk dan ada panggilan masuk, sistem PABX akan mengirim
nada interupsi (interruption tone) sebagai tanda ada panggilan lain yang masuk.
Pada saat menjawab panggilan yang kedua, hubungan pesawat pertama tetap
berlangsung (Holding).
8. ABBREVIATED DIALING
Jika nomor PABX diberi fasilitas
abbreviated dialing (misal nomor A), maka melalui pesawat teleponnya A dapat
meregistrasi sejumlah nomor tertentu untuk diberi fasilitas ini. Untuk
menghubungi nomor tersebut, misalnya 5542600, A tidak perlu mendial semua
digit, cukup dengan kombinasi yang tertentu (misalnya 2 digit) sesuai dengan
registrasi sebelumnya.
9. GROUP CALL PICK-UP
Fasilitas ini diberikan untuk
sekelompok nomor yang sudah ditentukan. Dengan fasilitas ini jika ada panggilan
masuk ke kelompok tersebut, maka dari sembarang pesawat telepon dalam kelompok
tersebut dapat menjawab panggilan telepon.
10. MULTIPLE DIRECTORY
NUMBER
Dengan fasilitas ini, misalkan kita
sedang tidak berada di tempat (tetapi masih beredekatan lokasi dengan pesawat
telepon kita), jika ada panggilan masuk ke nomor kita, akan dapat dilihat dari
nomor telepon dimana kita sedang berada dan sekaligus dari pesawat telepon ini
dapat kita gunakan untuk menjawab panggilan tersebut. Fasilitas ini hanya untuk
pesawat ISDN.
11. COMMON BELL
Fasilitas ini digunakan untuk
sekelompok nomor yang tertentu dengan hanya satu buah bell (diperlukan extra
bell). Jika ada panggilan masuk ke salah satu dari nomor kelompok ini, maka
common bell akan berdering, selanjutnya melalui salah satu pesawat telepon dari
kelompok ini panggilan dapat dijawab.
12. GROUP HUNTING
Sekelompok nomor tertentu digabung dan
diberi fasilitas hunting dengan hanya satu nomor panggil saja. Jika ada
panggilan masuk, maka PABX secara otomatis akan mencarikan nomor yang bebas
dari kelompok ini. Untuk menjawab panggilan maka dilakukan melalui pesawat yang
bel nya sedang berdering.
13. EMERGENCY NUMBER
Satu nomor khusus diberi fasilitas ini
(misalnya nomor satpam) untuk mengatasi jika terjadi kondisi emergency. Nomor
yang diberi fasilitas ini meskipun sedang bicara masih tetap akan dapat
menerima panggilan.
No comments:
Post a Comment